1.2.a.9. Koneksi Antar Materi -- Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak
Ada lima Nilai Guru Pengerak yaitu : Mandiri, reflektif, Kolaboratif, Inovatif, serta berpihak pada Murid. nilai ini sendiri berkaitan erat dengan peran dari guru penggerak yang adalah :
- Menjadi Pemimpin Pembelajaran
- Menggerakkan komunita praktisi
- Menjadi Coach bagi guru lain
- Mendorong kolaborasi antar guru
- Mewujudkan kepemimpinan murid
Keterkaitan antara nilai dan peran guru penggerak dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara adalah guru penggerak disini hadir sebagai agen perubahan ekosistem pendidikan yang berpijak pada filosofi Ki Hadjar Dewantara yang menghadirkan tiga kata kunci yang perlu diterapkan bagi seorang yaitu teladan, penuntun dan merdeka, menurut Ki Hadjar Dewantara guru diharapkan memiliki keterampilan dalam mengajar, memiliki keunggulan da;am berelasi dengan peserta didik maupun dengan anggota komunitas yang ada disekolah, dan guru juga harus mampu berkomunikasi dengan lingkungan sekolah dan memiliki sikap profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. dan hal-hal terdebut tercermin pada Nilai-nilai dan peran Guru penggerak.
Strategi untuk mencapai Nilai dan Peran Guru penggerak yang bisa dilakukakan :
- Melakukan Refleksi diri sebagai usaha perubahan yang telah dilakukan
- menjaga komitmen dan konsisten untuk terus tergerak untuk bergerak dan menggerakkan
- terus berbagi dan berdiskusi dengan teman sejawat dalam menerapkan nilai-nilai guru penggerak
- saling bekerja sama dan menguatkan komunitas, baik dengan pihak sekolah dan lingkungan sekolah da masyarakat
- terus mencoba hal baru dan berinovasi dalam pembelajaran
- mengikuti kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kompetendi diri.
Pihak yang dapat membantu dalam mencapai gambaran diri
Untuk mencapai gambaran diri dari Nilai dan peran guru penggerak diatas tidak mungkin bisa terlaksana tanpa dukungan dari pihak lain. pihak-pihak tersebut bida saja berasal dari dalam maupun dari luar lingkungan sekolah.
- Murid
- teman sejawat
- Kepala Sekolah
- Warga Sekolah lain
- Orang Tua/Wali
"jika kita gagal merencanakan, berarti sama saja kita sedang merencanakan kegagalan"
-Benyamin Franklin-

