Selasa, 09 November 2021

PENGELOAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID-AKSI NYATA MODUL 3.3

Dalam melaksanakan tugas sebagai guru khususnya seorang Calon Guru Penggerak  dihadapkan pada Pemimpin Pembelajaran harus bisa mengelolah Program yang berdampak pada murid.


Pada Program  Pendidikan Guru Penggerak khususnya pada Modul 3.3 Pada tahapan Demonstrasi Kontekstual, guru sudah membuat rancangan program sekolah yang berdampak pada murid dan dalam pelaksanaannya guru ditantang untuk menjalankan program tersebut berdasarkan rancangan yang sudah dibuat pada tahap Demonstrasi Kontekstual. 


Berikut saya berbagi Rancangan Aksi Nyata disekolah saya SMA Negeri 3 Manokwari dan Artikel Refleksi dari Pelaksanaan Aksi Nyata Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid sebagai berikut :

Semoga bermanfaat. Terimakasih



Senin, 09 Agustus 2021

KURIKULUM DARURAT - (KI - KD)

Kurikulum Darurat merupakan salah satu kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebijakan ini dikeluarkan untuk meringankan kesulitan belajar selama pandemi. Khususnya bagi sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dan dipastikan kurikulum darurat ini dapat digunakan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA dan SMK.

Penerapan Kurikulum darurat ini masih berlaku sampai saat ini untuk tahun pelajaran 2021/2022. Kurikulum darurat yang difungsikan sebagai penyederhanaan kompetensi dasar. Modul pembelajaran berisi panduan untuk guru, asisten dalam hal ini orang tua atau wali, dan siswa itu sendiri. Kurikulum Darurat mengurangi setiap mata pelajaran, menitikberatkan pada kompetensi esensial dan prasyarat pembelajaran pada jenjang selanjutnya, jadi tidak luas tapi mendalam.

berikut link lampiran KI - KD kurikulum darurat SMA yang bisa digunakan guru untuk menyusun Perangkat Pembelajarannya :

Kelas X : https://drive.google.com/file/d/1wfiHLBjH8DF14jCIpwa-9JT7BWPD-3oS/view?usp=sharing

Kelas XI : https://drive.google.com/file/d/1WJ4fcjnnZjBMw16IJcPM9xBKIr7zl4EF/view?usp=sharing

Kelas XII : https://drive.google.com/file/d/19Sdt_sSOsx782pesmH0flxBtsczOgGY4/view?usp=sharing

semoga bermanfaat. Terimakasih.

Rabu, 28 Juli 2021

PGP-Angk2-Kabupaten Manokwari-Krisye Kloudia Adimin-1.4-Aksi Nyata

 Aksi Nyata - Budaya Positif

 

Latar belakang tentang situasi yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak 

            Tujuan dari pelaksanaan Program Guru Penggerak antara lain untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Peserta Didik. Untuk menjadi guru penggerak, harus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari proses seleksi yaitu administrasi,,tes bakat skolatik, tes mengajar, dan tes wawancara . Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti serangkaian pelatihan selama sembilan bulan yang meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan. Berpijak pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang menghadirkan tiga kata kunci yang perlu diterapkan bagi seorang guru, yaitu teladan, motivasi, dan berdaya atau merdeka inilah yang menjadi pedoman bagi saya dalam melaksanakan tugas sebagai guru. Guru Penggerak harus memberikan dampak kepada guru-guru lain serta dampak kepada sekolahnya. Seorang guru bukan hanya dituntut untuk mengajar materi guna mencapai kompetensi pembelajaran dan mengutamakan kognitif Peserta Didik saja tetapi menggali potensi diri Peserta Didik untuk pembentukan karakter. Untuk itu saya melatih murid agar berani untuk menyampaikan ide atau gagasan dengan membuat suatu kesepakatan kelas, dengan begitu peserta didik dapat membuat kesepakatan yang harus dilaksanakan bersama sebagai aturan selama proses belajar berlangsung. Suasana belajar yang menyenangkan berdampak pada kondisi psikologi Peserta Didik. Peserta Didik lebih bisa berkonsentrasi dan aktif dalam proses pembelajaran di dalam kelas.

Aksi nyata budaya positif secara lengkap dapat dilihat disini


Selasa, 27 Juli 2021

Tugas LK 1.1 _ Pendalaman Materi_PPG Daljab Angkatan 1 Tahun 2021

    


Program PPG Dalam Jabatan bagi guru yang sudah menjalankan tugas merupakan hal yang di nanti-nanti, proses yang dilaluipun tidak mudah mulai dari harus mengikuti pretest UKG dan harus lulus Pretest dulu baru bisa mengikuti program PPG dalam Jabatan. ditambah lagi harus menunggu antrian untuk mendapatkan angkatan pada satu tahun berjalan. Program PPG dalam Jabatan merupakan program pendidikan profesi, dengan level 7 pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).  Sesuai Undang Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Program PPG dalam Jabatan diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan, yang menuntut standar kompetensi lulusan yang berbeda dengan program sarjana atau sarjana terapan. Standar kompetensi lulusan (SKL) Prodi PPG yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan Prodi PPG.

Kita bahkan harus melewati beberapa mata kuliah, dan diawali dengan mata kuliah "Pendalaman Materi" Mata Kuliah pendalaman materi pedagogik dan bidang studi dilakukan secara daring dengan beban belajar 5 sks. Mata kuliah ini memfasilitasi Mahasiswa untuk penguatan pemahaman tentang keprofesian, pedagogi, dan materi bidang studi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang dilakukan secara daring dan mandiri melalui learning management system  (LMS) dan sumber lainnya. Keprofesian guru perlu didukung dengan pemahaman yang mendalam tentang teori belajar, psikologi pendidikan, sosial kultural, kontruksi sosial, dan keberagaman. Pendalaman materi pedagogi mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang mendidik. Pendalaman materi bidang studi mencakup materi esensial termasuk advance materials bidang studi yang dapat menjelaskan aspek “apa” (konten), “mengapa” (filosofi), dan “bagaimana” (penerapan) dalam kehidupan sehari-hari. Pendalaman materi bidang studi ini juga diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). 

Pendalaman Materi dilaksanakan dalam bentuk kegiatan menganalisis materi ajar yang dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri dan daring untuk mempelajari dan mereview materi PPG, berdiskusi, mengidentifikasi materi yang sulit dipahami, materi HOTS, materi yang memiliki miskonsepsi, di bawah bimbingan dosen. Kegiatan ini memiliki bobot 5 sks dan diselesaikan dalam waktu 13 hari, dengan alur pembelajaran berikut.



dari Alur Pendalaman materi sebelumnya kita diwajibkan untuk mengirimkan beberapa Tagihan atau Tugas yang harus diselesaikan. yang ahus disiapkan oleh mahasiswa adalah Tagihan LK 1.1 yang bisa di download disini.

semoga bisa membantu untuk teman-teman guru yang sedang melaksanakan PPG Dalam Jabatan. Terimakasih

Senin, 28 Juni 2021

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL - BUDAYA POSITIF

MEMBUAT KESEPAKATAN KELAS 


Pendidikan adalah usaha untuk menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.

untuk mewujudkan hal tersebut seorang guru harus mampu :

  • menuntun bak seorang petani dalam menumbuhkan tanamannya
  • menghamba pada murid
  • memahami kodrat anak
  • memperbaiki lakunya agar selaras dengan budi pekertinya
  • menjadikan murid sebagai manusia yang merdeka
selain hal tersebut diatas guru juga harus bisa mewujudkan profil Pelajar Pancasila dan merdeka belajar. Murid yang merdeka adalah murid yang memiliki kebebasan untuk melakukan inovasi , mengembangkan potensi yang dimiliki, belajar dengan mandiri dan kreatif  serta menyenangkan dan tanpa ada paksaan. untuk itu penting bagi sekolah ataupun guru dalam proses pembelajaran untuk melakukan kesepakatan kelas.

Kesepakatan Kelas adalah keputusan yang diambil bersama guru dan murid untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang efektif sesuai dnegan tujuan yang diharapkan. dalam hal ini keputusan diambl agar guru dan murid dapat berkomitmen  tentang apa-apa saja yang dilakukan selama proses belajar berlangsung.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun kesepakatan kelas

secara garis bersar langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun kesepakatan kelas secara runtut dan jelas saat memulai pembelajaran didalam kelas antara lain :

  1. Menanyakan Harapan Murid
  2. Membuat kesepakatan
  3. Menyajikan Kesepakatan
  4. Melakukan Kesepakatan
  5. Melakukan Refleksi
Tindakan yang dilakukan dalam membuat Kesepakatan kelas
kesepakatan yang dibuat didalam kelas dilaksanakan setelah guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai selama pembelajaran. dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran
  • guru menanyakan harapan murid tentang kelas yang mereka inginkan
  • guru menampilkan dan menyampaikan prosedur pembelajaran yang akan murid lewati selama pembelajaran 
  • Guru meminta murid menyampaikan kemudian menyepakati hal-hal positif yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam kelas selama pembelajaran berlangsung
  • menuliskan hasil kesepakatan pada Slide yang ditampilkan guru dan di buku catatan murid untuk di ingat dan dilaksanakan.
  • guru memperkuat komitmen mereka dengan memberikan motovasi-motivasi positif.
Respon murid yang terjadi sangat baik terlihat dari mereka berdiskusi dalam kelompok, saat presentasi kelompok sehingga proses pembelajaran berjalan dengan baik dan menyenangkan. 
Guru Menyampaikan Tujuan Pembelajaran
Guru Menyampaikan Tujuan pembelajaran

Guru menampilkan prosedur Pembelajaran sebelum
menyusun kesepatan kelas

Kesepakatan Kelas yang disusun untuk dilakukan


Siswa tertib dan aktif dalam diskusi kelompok



Siswa tertib dan aktif dalam presentasi kelompok

Jumat, 04 Juni 2021

AKSI NYATA - NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK


 " AKU HANYA ORANG BIASA YANG BEKERJA UNTUK BANGSA INDONESIA DENGAN CARA INDONESIA"

KI HADJAR DEWANTARA

Oleh : Krisye Kloudia Adimin, S.Pd
            CGP Angkatan 2. Kabupaten Manokwari


Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam pengembangan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar pancasila.
Perasaan selama melakukan aksi untuk menguatkan nilai dan peran guru penggerak adalah rasa bangga menjadi bagian dari Program guru penggerak, sehingga pastinya kita wajib menjalankan nilai dan peran guru penggerak dalam kehidupan kita sehari-hari khusunya peran sebagai seorang guru. Seorang guru penggerak wajib memahami bahwa Guru penggerak akan berperan untuk :
  1. menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guiru disekolah dan diwilayahnya
  2. menjadi pengajar praktek bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran disekolah
  3. mendorong peningkatan kepemimpinan murid
  4. membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan didalam dan diluar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  5. menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong Well-being ekosistem pendidikan disekolah
inilah yang menjadikan guru untuk mau menjadi guru penggerak, karena guru penggerak diharapkan menjadi pemimpin-pemimpin pendidikan dimasa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia.

Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses mempelajari tentang nilai dan peran guru penggerak yang didalamnya saya mendapat ilmu baru dan pemahaman yang lebih baik lagi terkait pengaplikasian pendidikan. perlunya ada motivasi dalam diri sendiri untuk dapat melaksanakan semua Nilai dan Peran Guru Penggerak. 

Perubahan yang akan dilakukan yaitu mulai dengan perencanaan terlebih dahulu untuk menerapkan 3 M (Mulai dari diri sendiri, Mulai dari sekarang dan Mulai dari hal kecil), dengan berpedoman pada nilai-nilai Guru Penggerak :
  • Mandiri
  • Kolaboratif
  • Inovatif
  • reflekif
  • Reflektif
  • berpihak pada murid
Dengan membuat pembelajaran yang lebih inovatif, Variatif, dan kreatif untuk kepentingan pembelajaran yang berpihak pada Murid adalah salah satu aksi nyata yang saya lakukan. Cara yang dilakukan antara lain :
  • meningkatkan kualitas diri untuk terus mencari referensi dari berbagai sumber terkait cara untuk menyusun dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan variatif.
  • Memahami apa yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran yang bisa memudahkan murid memahami pelajaran yang berikan
Rangkaian pelaksanaan aksi nyata yang dilakukan berupa :

1. Perecanaan
    Perencanaan dilakukan dengan cara menyusun perangkat pembelajaran yang kreatif dengan menggunakan model-model pembelajaran yang bisa membuat murid semangat dan termotifasi untuk belajar. dengan melengkapi perangkat pembelajaran dengan menggunakan Modul, LKPD, Media Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid

Perangkat Pembelajaran dapat di download di sini 
pada perangkat pembelajaran diatas sudah memuat : RPP, Modul, LKPD, Pembelajaran

selanjutnya membuat Media pembelajaran Sederhana atau Alat peraga yang bisa meningkatnya semangat belajar siswa, dalam hal ini saya membuat Alat Peraga Papan Hitung D'Triks yang sesuai dengan Materi yang akan diajarkan :

cara pembuatan dan penggunaan alat peraga Papan Hitung D'Triks dapat dilihat disini

2. Penerapan
    penerapan aksi nyata dilakukan dengan melaksanakan pembelajaran berdasarkan hasil Perangkat pembelajaran yang telah disusun. 
berikut hasil penerapan pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas 




3. Refleksi
    untuk refleksi dari aksi nyata yang telah dilakukan saya menyadari bahwa murid membutuhkan reatifitas dari gurunya dalam melaksanakan pembelajaran didalam kelas. sebagai guru penggerak yang wajib menenrapkan nilai dan peran guru penggerak harus menyadari betul perannya sebagai guru bagi murid-muridnya

Murid -murid sangat antusias dalam belajar, dan bersemangat ketika mereka mereka belajar den mandapati hal-hal yang baru mereka temui dalam belajar di kelas.
antusias dan semangat belajar peserta didik dapat dilihat pada cuplikan pembelajaran dalam kelas saat bermain menggunakan Papan Hitung D'Triks berikut :


demikian Aksi Nyata dari Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak yang sudah dilakukan. semoga bermanfaat. Terimakasih.

Jumat, 28 Mei 2021

KONEKSI ANTAR MATERI - NIlai-nilai dan Peran Guru Penggerak

 

1.2.a.9. Koneksi Antar Materi -- Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak


Ada lima Nilai Guru Pengerak yaitu : Mandiri, reflektif, Kolaboratif, Inovatif, serta berpihak pada Murid. nilai ini sendiri berkaitan erat dengan peran dari guru penggerak yang adalah :

  1. Menjadi Pemimpin Pembelajaran
  2. Menggerakkan komunita praktisi
  3. Menjadi Coach bagi guru lain
  4. Mendorong kolaborasi antar guru
  5. Mewujudkan kepemimpinan murid
Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak ini diharapkan terus tumbuh dan dilestarikan dalam diri seorang guru pengerak. kelima Nilai guru penggerak ini saling mendukung satu dengan lainnya dan tentunya diharapkan menjadi pedoman berperilaku untuk seorang guru.

Keterkaitan antara nilai dan peran guru penggerak dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara adalah guru penggerak disini hadir sebagai agen perubahan ekosistem pendidikan yang berpijak pada filosofi Ki Hadjar Dewantara yang menghadirkan tiga kata kunci yang perlu diterapkan bagi seorang yaitu teladan, penuntun dan merdeka, menurut Ki Hadjar Dewantara guru diharapkan memiliki keterampilan dalam mengajar, memiliki keunggulan da;am berelasi dengan peserta didik maupun dengan anggota komunitas yang ada disekolah, dan guru juga harus mampu berkomunikasi dengan lingkungan sekolah dan memiliki sikap profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. dan hal-hal terdebut tercermin pada Nilai-nilai dan peran Guru penggerak.

Strategi untuk mencapai Nilai dan Peran Guru penggerak yang bisa dilakukakan :

  • Melakukan Refleksi diri sebagai usaha perubahan yang telah dilakukan
  • menjaga komitmen dan konsisten untuk terus tergerak untuk bergerak dan menggerakkan
  • terus berbagi dan berdiskusi dengan teman sejawat dalam menerapkan nilai-nilai guru penggerak
  • saling bekerja sama dan menguatkan komunitas, baik dengan pihak sekolah dan lingkungan sekolah da masyarakat
  • terus mencoba hal baru dan berinovasi dalam pembelajaran
  • mengikuti kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kompetendi diri.

Pihak yang dapat membantu dalam mencapai gambaran diri 

Untuk mencapai gambaran diri dari Nilai dan peran guru penggerak diatas tidak mungkin bisa terlaksana tanpa dukungan dari pihak lain. pihak-pihak tersebut bida saja berasal dari dalam maupun dari luar lingkungan sekolah.
  • Murid
  • teman sejawat
  • Kepala Sekolah
  • Warga Sekolah lain
  • Orang Tua/Wali

"jika kita gagal merencanakan, berarti sama saja kita sedang merencanakan kegagalan"
-Benyamin Franklin-

Jumat, 21 Mei 2021

3.d.3. Reviu Rancangan Pembelajaran PPG 2021

 

3.d.3. Refleksi Pembelajaran

Pada kegiatan ini, Saudara akan melakukan refleksi melalui diskusi terkait dengan hasil pelaksanaan penyusunan rancangan dan latihan pembelajaran. Diharapkan melalui kegiatan ini, Saudara dapat memperoleh catatan dan masukan terhadap kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan lokakarya pengembangan perangkat pembelajaran, sebagai bahan pengembangan diri dan bahan untuk menyusun rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan PPL. 

Buat 
  1. Klik tombol Add a new discussion topic dengan Subject: Nama Mahasiswa 
  2. Klik tombol Advanced/Lanjutan untuk menampilkan kolom Attachment/Lampiran.
  3. Unggah dokumen dengan memasukkan file ke kolom Attachment/Lampiran.
  4. Klik tombol Add to post.
  • Setiap mahasiswa diminta untuk melakukan reviu 3 dokumen rancangan pembelajaran mahasiswa lain. Untuk membantu Saudara melakukan reviu, Saudara dapat menggunakan Format reviu rancangan pembelajaran.
  • Unggah hasil reviu di topik mahasiswa yang direviu












diatas adalah Tugas bagi mahasiswa PPG 2021 untuk melakukan reviu rancangan pembelajaran yang telah dibuat oleh teman sekelas kita.
berikut saya lampirkan beberapa reviu yang bisa menjadi referensi bagi bapak/ibu yang membutuhkan.




Selasa, 27 April 2021

1.1.a.9 Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

 

1.1.a.9. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

Krisye Kloudia Adimin, S.Pd

Calon Guru Penggerak Angkatan 2. Kabupaten Manokwari. Provinsi Papua Barat


Merefleksikan pengetahuan dan pengalaman baru yang saya peroleh dalam mempelajari modul 1.1 dan perubahan diri yang saya alami dan yang akan saya praktekkan disekolah dan di dalam kelas

Sintesis berbagai materi :

  1. Apa yang saya percaya tentang murid dan pembelajaran dikelas sebelum belajar modul 1.1?
  2. Apa yang berubah dari pemikiran saya atau perilaku saya setelah mempelajari modul ini?
  3. Apa yang bisa saya terapkan lebih baik agar kelas saya menceminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara?

 Dulu sebelum saya mengikuti Program Guru Penggerak dan mempelajari modul 1.1 ini, saya beranggapan bahwa :

  • pembelajaran berpusat pada guru atau guru sebagai pusat pembelajaran
  • siswa dapat diatur dan di arahkan dengan kewenangan guru
  • pembelajaran harus mengejar target kurikulum tanpa memikirkan manfaat dari pembelajaran
  • semua siswa dituntut untuk bisa menguasai materi pembelajaran yang diberikan
  • siswa ibarat kertas kosong hanya guru yang bisa mengisinya
setelah mengetahui pemikiran Ki Hadjar Dewantara ternyata semua anggapan saya selama ini salah. apa yang harus berubah dari pikiran saya atau perilaku saya setelah mempelajari modul ini, saya mengerti bahwa :

  • Tugas guru adalah menuntun, yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. 
  • pembelajaran lebih berpusat pada siswa. guru harus mampu memahami  karakteristik peserta didiknya
  • setiap anak adalah unik dan istimewa. setiap anak mempunyai kodrat dan potensinya sendiri-sendiri, guru tidak bisa memaksa peserta didik untuk menguasai segala hal yang tidak sesuai  dengan minat, bakat dan potensinya. artinya juga guru harus tahu bahwa tingkat kemampuan anak juga berbeda-beda dan unik.
  • pembelajaran harusnya menyenangkan. guru harus membuat perencaan pembelajaran yang tidak monoton sehingga menumbuhakan minat peserta didik untuk belajar
  • guru bukalah sumber utama dalam mentransfer ilmu dan lebih menempatkan diri sebagai fasilitator dan motivator
  • lebih mementingkan manfaat dari pembelajaran dan bukan mengejar target kurikulum


Apa yang bisa saya terapkan lebih baik agar kelas saya mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara?

  • Pembelajaran harus menyenangkan dengan memperhatikan karakteristik dari masing-masing peserta didik dan menjadi guru yang kreatif agar peserta didik tidak bosan dalam belajar
  • melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik 
  • berkolaborasi dengan seluruh warga sekolah dan orang tua siswa
  • menanamkan nilai-nilai budaya dan budi pekerti yang baik dalam proses pembelajaran
  • memberi kebebasan kepada anak untuk berkreasi dengan tetap memberi panduan dan tuntunan

Demikian kesimpulan dan refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, dan selalu ingat untuk selalu melaksanakan semboyan pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Terimakasih






Rabu, 17 Februari 2021

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI AKADEMIK PPG DALAM JABATAN (November 2019)

 PENGUMUMAN HASIL PRETEST PPG DALJAB TAHUN 2019


Pelaksanaan seleksi PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 dilaksanakan pada bulan November 2019. Setelah sekian lama Bapak/Ibu Guru yang ikut dalam Seleksi ini (Pretest) menunggu pengumumannya akhirnya pada tanggal 17 Februari 2021 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengumumkan hasil Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan.

Pengumuman ini bukan merupakan tahap akhir untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik, tapi merupan Tahap Awal karena prosesnya masih begitu panjang dan jadwalnya pun belum ditentukan dan belum pasti.

Hasil Pengumuman dapat di download disini

berikut Alur PPG dalam Jabatan :

1. Diundang pendataan calon peserta pretes ppg daljab (SIM PKB, gtk.belajar.kemdikbud.go.id)

2. LPMP verifikasi data ijazah dan linearitas jurusan

3. LPMP setuju

4. Menjadi peserta pretes ppg daljab 

5. Melaksanakan pretes

6. Lolos pretes (cek sim pkb/sergur)

7. Pemberkasan 

    7.1 Pemberkasan

    7.2 Verifikasi 

    7.3 Verifikasi dinas disetujui

    7.4.Verifikasi lpmp

    7.5 verifikasi lpmp disetujui

    7.6 Ditjen gtk menyeleksi peserta fix ppg daljab

8. Menjadi peserta ppg daljab


LANJUT

Konfirmasi calon peserta ( Mahasiswa PPGJ)

1. Menjadi calon peserta ppg daljab

2. Penetapan calon peserta PPGJ dengan LPTK

3. Konfirmasi Kesediaan PPGJ. Nantinya akan ditetapkan menjadi peserta PPGJ 

4. Cetak A1 dan pakta Integritas


Mulai PPGJ

5. Lapor diri LPTK

6. Daring pedagogik dan profesional

7. Kompre

8. PPL

9. UP (jadwal bisa sesudah workshop sebelum PPL atau sesudah PPL)

11. UKIN (jadwal sesudah PPL)

12. Lulus UP dan UKIN

13. Sertifikat pendidik ditangan.

Untuk poin ini karna pandemi dapat berubah ubah


Seleksi Berkas PPG Daljab

1. Fc ijazah

2. Fc SK pengangkatan

3. SK mengajar 2 th terakhir

4. Surat Izin PPG dari kepsek

5. Pakta Integritas

6. Suket Jasmani dan Rohani

7. Suket bebas Narkoba

8. SKCK

9. Bukti NUPTK


Sekian dan terima kasih.