Selasa, 09 November 2021
PENGELOAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID-AKSI NYATA MODUL 3.3
Senin, 09 Agustus 2021
KURIKULUM DARURAT - (KI - KD)
Kurikulum Darurat merupakan salah satu kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebijakan ini dikeluarkan untuk meringankan kesulitan belajar selama pandemi. Khususnya bagi sekolah yang tetap melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dan dipastikan kurikulum darurat ini dapat digunakan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA dan SMK.
Penerapan Kurikulum darurat ini masih berlaku sampai saat ini untuk tahun pelajaran 2021/2022. Kurikulum darurat yang difungsikan sebagai penyederhanaan kompetensi dasar. Modul pembelajaran berisi panduan untuk guru, asisten dalam hal ini orang tua atau wali, dan siswa itu sendiri. Kurikulum Darurat mengurangi setiap mata pelajaran, menitikberatkan pada kompetensi esensial dan prasyarat pembelajaran pada jenjang selanjutnya, jadi tidak luas tapi mendalam.
berikut link lampiran KI - KD kurikulum darurat SMA yang bisa digunakan guru untuk menyusun Perangkat Pembelajarannya :
Kelas X : https://drive.google.com/file/d/1wfiHLBjH8DF14jCIpwa-9JT7BWPD-3oS/view?usp=sharing
Kelas XI : https://drive.google.com/file/d/1WJ4fcjnnZjBMw16IJcPM9xBKIr7zl4EF/view?usp=sharing
Kelas XII : https://drive.google.com/file/d/19Sdt_sSOsx782pesmH0flxBtsczOgGY4/view?usp=sharing
semoga bermanfaat. Terimakasih.
Rabu, 28 Juli 2021
PGP-Angk2-Kabupaten Manokwari-Krisye Kloudia Adimin-1.4-Aksi Nyata
Aksi Nyata - Budaya Positif
Latar belakang tentang situasi yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak
Tujuan dari pelaksanaan Program Guru Penggerak antara lain untuk peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berdaya dan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Peserta Didik. Untuk menjadi guru penggerak, harus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari proses seleksi yaitu administrasi,,tes bakat skolatik, tes mengajar, dan tes wawancara . Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti serangkaian pelatihan selama sembilan bulan yang meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan. Berpijak pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang menghadirkan tiga kata kunci yang perlu diterapkan bagi seorang guru, yaitu teladan, motivasi, dan berdaya atau merdeka inilah yang menjadi pedoman bagi saya dalam melaksanakan tugas sebagai guru. Guru Penggerak harus memberikan dampak kepada guru-guru lain serta dampak kepada sekolahnya. Seorang guru bukan hanya dituntut untuk mengajar materi guna mencapai kompetensi pembelajaran dan mengutamakan kognitif Peserta Didik saja tetapi menggali potensi diri Peserta Didik untuk pembentukan karakter. Untuk itu saya melatih murid agar berani untuk menyampaikan ide atau gagasan dengan membuat suatu kesepakatan kelas, dengan begitu peserta didik dapat membuat kesepakatan yang harus dilaksanakan bersama sebagai aturan selama proses belajar berlangsung. Suasana belajar yang menyenangkan berdampak pada kondisi psikologi Peserta Didik. Peserta Didik lebih bisa berkonsentrasi dan aktif dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
Aksi nyata budaya positif secara lengkap dapat dilihat disini
Selasa, 27 Juli 2021
Tugas LK 1.1 _ Pendalaman Materi_PPG Daljab Angkatan 1 Tahun 2021
Program PPG Dalam Jabatan bagi guru yang sudah menjalankan tugas merupakan hal yang di nanti-nanti, proses yang dilaluipun tidak mudah mulai dari harus mengikuti pretest UKG dan harus lulus Pretest dulu baru bisa mengikuti program PPG dalam Jabatan. ditambah lagi harus menunggu antrian untuk mendapatkan angkatan pada satu tahun berjalan. Program PPG dalam Jabatan merupakan program pendidikan profesi, dengan level 7 pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Sesuai Undang Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Program PPG dalam Jabatan diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan, yang menuntut standar kompetensi lulusan yang berbeda dengan program sarjana atau sarjana terapan. Standar kompetensi lulusan (SKL) Prodi PPG yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan Prodi PPG.
Kita bahkan harus melewati beberapa mata kuliah, dan diawali dengan mata kuliah "Pendalaman Materi" Mata Kuliah pendalaman materi pedagogik dan bidang studi dilakukan secara daring dengan beban belajar 5 sks. Mata kuliah ini memfasilitasi Mahasiswa untuk penguatan pemahaman tentang keprofesian, pedagogi, dan materi bidang studi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang dilakukan secara daring dan mandiri melalui learning management system (LMS) dan sumber lainnya. Keprofesian guru perlu didukung dengan pemahaman yang mendalam tentang teori belajar, psikologi pendidikan, sosial kultural, kontruksi sosial, dan keberagaman. Pendalaman materi pedagogi mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang mendidik. Pendalaman materi bidang studi mencakup materi esensial termasuk advance materials bidang studi yang dapat menjelaskan aspek “apa” (konten), “mengapa” (filosofi), dan “bagaimana” (penerapan) dalam kehidupan sehari-hari. Pendalaman materi bidang studi ini juga diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Pendalaman Materi dilaksanakan dalam bentuk kegiatan menganalisis materi ajar yang dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri dan daring untuk mempelajari dan mereview materi PPG, berdiskusi, mengidentifikasi materi yang sulit dipahami, materi HOTS, materi yang memiliki miskonsepsi, di bawah bimbingan dosen. Kegiatan ini memiliki bobot 5 sks dan diselesaikan dalam waktu 13 hari, dengan alur pembelajaran berikut.
dari Alur Pendalaman materi sebelumnya kita diwajibkan untuk mengirimkan beberapa Tagihan atau Tugas yang harus diselesaikan. yang ahus disiapkan oleh mahasiswa adalah Tagihan LK 1.1 yang bisa di download disini.
semoga bisa membantu untuk teman-teman guru yang sedang melaksanakan PPG Dalam Jabatan. Terimakasih
Senin, 28 Juni 2021
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL - BUDAYA POSITIF
MEMBUAT KESEPAKATAN KELAS
Pendidikan adalah usaha untuk menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.
untuk mewujudkan hal tersebut seorang guru harus mampu :
- menuntun bak seorang petani dalam menumbuhkan tanamannya
- menghamba pada murid
- memahami kodrat anak
- memperbaiki lakunya agar selaras dengan budi pekertinya
- menjadikan murid sebagai manusia yang merdeka
Kesepakatan Kelas adalah keputusan yang diambil bersama guru dan murid untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang efektif sesuai dnegan tujuan yang diharapkan. dalam hal ini keputusan diambl agar guru dan murid dapat berkomitmen tentang apa-apa saja yang dilakukan selama proses belajar berlangsung.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun kesepakatan kelas
secara garis bersar langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun kesepakatan kelas secara runtut dan jelas saat memulai pembelajaran didalam kelas antara lain :
- Menanyakan Harapan Murid
- Membuat kesepakatan
- Menyajikan Kesepakatan
- Melakukan Kesepakatan
- Melakukan Refleksi
- guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran
- guru menanyakan harapan murid tentang kelas yang mereka inginkan
- guru menampilkan dan menyampaikan prosedur pembelajaran yang akan murid lewati selama pembelajaran
- Guru meminta murid menyampaikan kemudian menyepakati hal-hal positif yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam kelas selama pembelajaran berlangsung
- menuliskan hasil kesepakatan pada Slide yang ditampilkan guru dan di buku catatan murid untuk di ingat dan dilaksanakan.
- guru memperkuat komitmen mereka dengan memberikan motovasi-motivasi positif.
![]() |
| Guru Menyampaikan Tujuan pembelajaran |
![]() |
| Guru menampilkan prosedur Pembelajaran sebelum menyusun kesepatan kelas |
![]() |
| Kesepakatan Kelas yang disusun untuk dilakukan |
![]() |
| Siswa tertib dan aktif dalam diskusi kelompok |
![]() |
| Siswa tertib dan aktif dalam presentasi kelompok |
Jumat, 04 Juni 2021
AKSI NYATA - NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK
- menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guiru disekolah dan diwilayahnya
- menjadi pengajar praktek bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran disekolah
- mendorong peningkatan kepemimpinan murid
- membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan didalam dan diluar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
- menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong Well-being ekosistem pendidikan disekolah
- Mandiri
- Kolaboratif
- Inovatif
- reflekif
- Reflektif
- berpihak pada murid
- meningkatkan kualitas diri untuk terus mencari referensi dari berbagai sumber terkait cara untuk menyusun dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan variatif.
- Memahami apa yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran yang bisa memudahkan murid memahami pelajaran yang berikan
Jumat, 28 Mei 2021
KONEKSI ANTAR MATERI - NIlai-nilai dan Peran Guru Penggerak
1.2.a.9. Koneksi Antar Materi -- Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak
Ada lima Nilai Guru Pengerak yaitu : Mandiri, reflektif, Kolaboratif, Inovatif, serta berpihak pada Murid. nilai ini sendiri berkaitan erat dengan peran dari guru penggerak yang adalah :
- Menjadi Pemimpin Pembelajaran
- Menggerakkan komunita praktisi
- Menjadi Coach bagi guru lain
- Mendorong kolaborasi antar guru
- Mewujudkan kepemimpinan murid
- Melakukan Refleksi diri sebagai usaha perubahan yang telah dilakukan
- menjaga komitmen dan konsisten untuk terus tergerak untuk bergerak dan menggerakkan
- terus berbagi dan berdiskusi dengan teman sejawat dalam menerapkan nilai-nilai guru penggerak
- saling bekerja sama dan menguatkan komunitas, baik dengan pihak sekolah dan lingkungan sekolah da masyarakat
- terus mencoba hal baru dan berinovasi dalam pembelajaran
- mengikuti kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kompetendi diri.
Pihak yang dapat membantu dalam mencapai gambaran diri
- Murid
- teman sejawat
- Kepala Sekolah
- Warga Sekolah lain
- Orang Tua/Wali
Jumat, 21 Mei 2021
3.d.3. Reviu Rancangan Pembelajaran PPG 2021
3.d.3. Refleksi Pembelajaran
Pada kegiatan ini, Saudara akan melakukan refleksi melalui diskusi terkait dengan hasil pelaksanaan penyusunan rancangan dan latihan pembelajaran. Diharapkan melalui kegiatan ini, Saudara dapat memperoleh catatan dan masukan terhadap kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan lokakarya pengembangan perangkat pembelajaran, sebagai bahan pengembangan diri dan bahan untuk menyusun rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan PPL.
Buat- Klik tombol Add a new discussion topic dengan Subject: Nama Mahasiswa
- Klik tombol Advanced/Lanjutan untuk menampilkan kolom Attachment/Lampiran.
- Unggah dokumen dengan memasukkan file ke kolom Attachment/Lampiran.
- Klik tombol Add to post.
- Setiap mahasiswa diminta untuk melakukan reviu 3 dokumen rancangan pembelajaran mahasiswa lain. Untuk membantu Saudara melakukan reviu, Saudara dapat menggunakan Format reviu rancangan pembelajaran.
- Unggah hasil reviu di topik mahasiswa yang direviu
Selasa, 27 April 2021
1.1.a.9 Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
1.1.a.9. Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Krisye Kloudia Adimin, S.Pd
Calon Guru Penggerak Angkatan 2. Kabupaten Manokwari. Provinsi Papua Barat
Merefleksikan pengetahuan dan pengalaman baru yang saya peroleh dalam mempelajari modul 1.1 dan perubahan diri yang saya alami dan yang akan saya praktekkan disekolah dan di dalam kelas
Sintesis berbagai materi :
- Apa yang saya percaya tentang murid dan pembelajaran dikelas sebelum belajar modul 1.1?
- Apa yang berubah dari pemikiran saya atau perilaku saya setelah mempelajari modul ini?
- Apa yang bisa saya terapkan lebih baik agar kelas saya menceminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara?
Dulu sebelum saya mengikuti Program Guru Penggerak dan mempelajari modul 1.1 ini, saya beranggapan bahwa :
- pembelajaran berpusat pada guru atau guru sebagai pusat pembelajaran
- siswa dapat diatur dan di arahkan dengan kewenangan guru
- pembelajaran harus mengejar target kurikulum tanpa memikirkan manfaat dari pembelajaran
- semua siswa dituntut untuk bisa menguasai materi pembelajaran yang diberikan
- siswa ibarat kertas kosong hanya guru yang bisa mengisinya
- Tugas guru adalah menuntun, yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.
- pembelajaran lebih berpusat pada siswa. guru harus mampu memahami karakteristik peserta didiknya
- setiap anak adalah unik dan istimewa. setiap anak mempunyai kodrat dan potensinya sendiri-sendiri, guru tidak bisa memaksa peserta didik untuk menguasai segala hal yang tidak sesuai dengan minat, bakat dan potensinya. artinya juga guru harus tahu bahwa tingkat kemampuan anak juga berbeda-beda dan unik.
- pembelajaran harusnya menyenangkan. guru harus membuat perencaan pembelajaran yang tidak monoton sehingga menumbuhakan minat peserta didik untuk belajar
- guru bukalah sumber utama dalam mentransfer ilmu dan lebih menempatkan diri sebagai fasilitator dan motivator
- lebih mementingkan manfaat dari pembelajaran dan bukan mengejar target kurikulum
Apa yang bisa saya terapkan lebih baik agar kelas saya mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara?
- Pembelajaran harus menyenangkan dengan memperhatikan karakteristik dari masing-masing peserta didik dan menjadi guru yang kreatif agar peserta didik tidak bosan dalam belajar
- melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
- berkolaborasi dengan seluruh warga sekolah dan orang tua siswa
- menanamkan nilai-nilai budaya dan budi pekerti yang baik dalam proses pembelajaran
- memberi kebebasan kepada anak untuk berkreasi dengan tetap memberi panduan dan tuntunan
Rabu, 17 Februari 2021
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI AKADEMIK PPG DALAM JABATAN (November 2019)
PENGUMUMAN HASIL PRETEST PPG DALJAB TAHUN 2019
Pelaksanaan seleksi PPG Dalam Jabatan Tahun 2019 dilaksanakan pada bulan November 2019. Setelah sekian lama Bapak/Ibu Guru yang ikut dalam Seleksi ini (Pretest) menunggu pengumumannya akhirnya pada tanggal 17 Februari 2021 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengumumkan hasil Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan.
Pengumuman ini bukan merupakan tahap akhir untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik, tapi merupan Tahap Awal karena prosesnya masih begitu panjang dan jadwalnya pun belum ditentukan dan belum pasti.
Hasil Pengumuman dapat di download disini
berikut Alur PPG dalam Jabatan :
1. Diundang pendataan calon peserta pretes ppg daljab (SIM PKB, gtk.belajar.kemdikbud.go.id)
2. LPMP verifikasi data ijazah dan linearitas jurusan
3. LPMP setuju
4. Menjadi peserta pretes ppg daljab
5. Melaksanakan pretes
6. Lolos pretes (cek sim pkb/sergur)
7. Pemberkasan
7.1 Pemberkasan
7.2 Verifikasi
7.3 Verifikasi dinas disetujui
7.4.Verifikasi lpmp
7.5 verifikasi lpmp disetujui
7.6 Ditjen gtk menyeleksi peserta fix ppg daljab
8. Menjadi peserta ppg daljab
LANJUT
Konfirmasi calon peserta ( Mahasiswa PPGJ)
1. Menjadi calon peserta ppg daljab
2. Penetapan calon peserta PPGJ dengan LPTK
3. Konfirmasi Kesediaan PPGJ. Nantinya akan ditetapkan menjadi peserta PPGJ
4. Cetak A1 dan pakta Integritas
Mulai PPGJ
5. Lapor diri LPTK
6. Daring pedagogik dan profesional
7. Kompre
8. PPL
9. UP (jadwal bisa sesudah workshop sebelum PPL atau sesudah PPL)
11. UKIN (jadwal sesudah PPL)
12. Lulus UP dan UKIN
13. Sertifikat pendidik ditangan.
Untuk poin ini karna pandemi dapat berubah ubah
Seleksi Berkas PPG Daljab
1. Fc ijazah
2. Fc SK pengangkatan
3. SK mengajar 2 th terakhir
4. Surat Izin PPG dari kepsek
5. Pakta Integritas
6. Suket Jasmani dan Rohani
7. Suket bebas Narkoba
8. SKCK
9. Bukti NUPTK
Sekian dan terima kasih.
-
Limit fungsi trigonometri memuat fungsi trigonometri sebagai fungsi yyang dikenai operasi limit. begaimmana cara menentukan nilai limit fung...
-
Induksi matematika adalah suatu metode pembuktian deduktif yang digunakan untuk membuktikan pernyataan matematika yang bergantung pada himp...
-
KALENDER PENDIDIKAN Kalender Pendidikan merupakan pedoman satuan pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran peserta di...

















